A. Perbedaan
antara psikoterapi dan konseling
Corey (1988) mendefinisikan perbedaan
konseling dan psikoterapi sebagai berikut :
1. Konseling
1. peningkatan kesadaran dan kemungkinan memilih
2. berjangka pendek
3. difokuskan pada masalah
4. membantu individu untuk menyingkirkan hal-hal yang menghambat
5. pertumbuhannya
6. individu dibantu untuk menemukan sumber-sumber pribadi agar bisa hidup lebih efektif
1. peningkatan kesadaran dan kemungkinan memilih
2. berjangka pendek
3. difokuskan pada masalah
4. membantu individu untuk menyingkirkan hal-hal yang menghambat
5. pertumbuhannya
6. individu dibantu untuk menemukan sumber-sumber pribadi agar bisa hidup lebih efektif
2. Psikoterapi
1. Difokuskan pada
proses-proses tak sadar
2.Berurusan dengan
pengubahan struktur kepribadian
3. Mengarah pada
pemahaman diri yang intensif tentang dinamika-dinamika yang bertanggung jawab
atas terjadinya krisis-krisis kehidupan ketimbang hanya berurusan dengan usaha
mengatasi krisis kehidupan tertentu.
Prawitasari (2002) mengemukakan bahwa konseling adalah suatu pemecahan masalah yang disediakan oleh konselor sedangkan psikoterapi adalah lebih kepada proses koreksi pengalaman emosi.
Perbedaan konseling dan psikoterapi
didefinisikan oleh Pallone (1977) dan Patterson (1973) yang dikutip oleh
Thompson dan Rudolph (1983), sebagai berikut :
KONSELING
|
PSIKOTERAPI
|
1. Klien
|
1. Pasien
|
2.Gangguan
yang kurang serius
|
2. Gangguan
yang serius
|
3. Masalah :
Jabatan, Pendidikan, dsb
|
3. Masalah
kepribadian dan pengambilan keputusan
|
4. Berhubungan
dengan pencegahan
|
4. Berhubungan dengan penyembuhan
|
5.Lingkungan
pendidikan dan non medis
|
5. Lingkungan
medis
|
6. Berhubungan
dengan kesadaran
|
6. Berhubungan dengan ketidaksadaran
|
7. Metode
pendidikan
|
7. Metode penyembuhan
|
B.Pendekatan terhadap mental illnes
Menurut J.P. Chaplin pendekatan psikoterapi terhadap mental illness,
yaitu:
1. Biological
Menurut Dr. Joh Grey,
Psikiater Amerika (1854) pendekatan ini lebih manusiawi. Pendapat yang
berkembang waktu itu adalah penyakit mental disebabkan karena kurangnya
insulin.
2. Psychological
Meliputi
seuatu peristiwa pencetus dan efeknya terhadap perfungsian yang buruk, sekuel
pasca-traumatic, kesedihan yang tak terselesaikan, krisis perkembangan,
gangguan pikiran dan respon emosional penuh stres yang ditimbulkan. Selain itu
pendekatan ini juga meliputi pengaruh sosial, ketidak mampuan individu
berinteraksi dengan lingkungan dan hambatan pertumbuhan sepanjang hidup
individu.
3. Sosilogical
Meiputi
kesukaran pada sistem dukungan sosial, makna sosial atau budaya dari gejaka dan
masalah keluarga.
4. Philosophic
Kepercayaan
terhadap marabat dan harga diri seseorang dan kebebasan diri seseorang untuk
menentukan nilai dan keinginanya.
Referensi
:
Chaplin, J. P. (2011). Kamus lengkap psikologi. Jakarta: Rajawali Pers.
Gunarsa,
S. D. (2007). Konseling dan
psikoterapi. Jakarta: Gunung Mulia.
Maulany,
R. F. (1994). Buku saku Psikometi
bagian psikiatri UCLA. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.
Selasa, 09 April 2013
http://boydiharten.blogspot.com/2013/04/perbedaan-antara-konseling-dan.html
Selasa,
24 Maret 2015


